Penyebab Kanker Hati Dan Gejalanya

Penyebab Kanker Hati Dan Gejalanya

 

Penyebab Kanker Hati Dan GejalanyaPenyebab Kanker Hati – Kanker hati adalah tipe kanker paling umum kelima di antara laki-laki dan ketujuh di antara wanita. Sekitar 85% kasus kanker hati di dunia terjadi di negara-negara yang masih berkembang. Penyebab tingginya kasus kanker hati di negara-negara yang masih berkembang adalah tingginya kasus hepatitis B dan C di negara-negara tersebut, termasuk di Indonesia.

Mengenali Gejala Kanker Hati

Gejala penyakit ini biasanya berbentukĀ  umum atau kurang spesifik seperti misalnya kelelahan dan mual. Banyak orang yang baru merasakan gejala secara jelas setelah kanker mencapai stadium lanjut. Gejala kanker hati meliputi:

  • Kelelahan
  • Penurunan berat badan tanpa sebab
  • Mual-mual
  • Muntah
  • Sakit kuning (kulit dan bagian putih mata yang menguning akibat meningkatnya kadar bilirubin dalam tubuh manusia)

Penyebab Kanker Hati

Penyebab kanker hati yang utama adalah :

  • Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang adalah penyebab kanker hati paling utama penyebab kanker hati.
  • Tidak buang pada pagi hari penyebab kanker hati.
  • Pola makan yang terlalu berlebihan penyebab kanker hati.
  • Tidak makan pagi penyebab kanker hati.
  • Terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan penyebab kanker hati.
  • Terlalu banyak mengkonsumsi bahan pengawet, zat tambahan, zat pewarna, pemanis buatan merupakan salah satu penyebab kanker hati.
  • Minyak goreng yang tidak sehat. Sedapat mungkin kurangi penggunaan minyak goreng saat menggoreng makanan, hal ini juga berlaku meski menggunakan minyak goreng terbaik sekalipun seperti olive oil. Karena penggunaan minyak goreng yang tidak sehat merupakan salah satu penyebab kanker hati.
  • Mengkonsumsi masakan mentah atau dimasak matang 3-5 bagian. Masakan yang digoreng harus dimakan habis saat itu juga, jangan disimpan.

Itu beberapa penyebab kanker hati. Untuk menghindari kanker hati rajinlah mengonsumsi buah dan sayur. Makanlah sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian seperti tempe, tahu, dan makanan yang mengandung banyak serat. Sayur-sayuran dan buah-buahan yang banyak mengandung vitamin A, betakaroten, vitamin C, vitamin E, serta zat gizi seperti selenium (Se), asam folat, niasin (vitamin B3), vitamin D, seng (zinc), kalsium (Ca), dan magnesium (Mg), dikenal sebagai zat antikarsinogen, yaitu zat yang bersifat protektif (melindungi dari timbulnya kanker). Sedangkan serat yang merupakan bagian dari pangan nabati berperan penting dalam pemeliharaan kesehatan tubuh dan dapat mencegah timbulnya kanker kolon. Sebaiknya, Anda mengonsumsi sayuran hijau dan buah-buahan paling tidak satu atau dua kali.

Bagaimana Cara Mencegah Kanker Hati ?

Mengonsumsi makanan berserat

Tips mencegah kanker hati dengan mengonsumsi makanan berserat. Konsumsi makanan berserat seperti buah dan sayur serta konsumsi makanan dengan gizi seimbang.

Menghindari berbagi sikat gigi atau alat cukur

Hepatitis B dan C ditularkan melalui cairan tubuh, terutama darah dan cairan mani atau vagina. Oleh karena itu, meski aman bagi pasien dengan hepatitis untuk berbagi makanan dengan teman-teman mereka dan keluarga, namun berbagi sikat gigi atau alat cukur harus dihindari.

Vaksinasi Hepatitis

Tips mencegah kanker hati dengan vaksinasi hepatitis. Vaksinasi untuk hepatitis B merupakan metode utama untuk pencegahan HCC. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa kematian HCC lebih rendah di negara-negara yang mempraktikkan vaksinasi universal pada bayi yang baru lahir. Skrining, jika diperlukan, untuk hepatitis B sangat dianjurkan. Dengan deteksi dini dan pengobatan bagi mereka yang telah terinfeksi hepatitis, maka akan mengurangi risiko kanker. Namun sampai saat ini belum ada vaksinasi untuk hepatitis C, tetapi ada obat-obatan yang efektif mengobati penyakit itu. Dan obat-obatan itu, menurut Dr. Salleh, telah terbukti mengurangi risiko kanker.

Tidak Mengonsumsi Alkohol

Tips mencegah kanker hati dengan tidak mengonsumsi alkohol. Diet dan stop konsumsi alkohol, untuk menghambat risiko sirosis hati dan juga mengurangi risiko kanker. Telah terbukti bahwa perlemakan hati juga terkait dengan diabetes yang tidak terkontrol. Dengan bantuan dokter, manajemen yang tepat untuk mengatasi diabetes akan mengurangi risiko perlemakan hati dan kanker pada pasien. Diet rendah lemak, rendah kolesterol dan makanan non-berminyak dianjurkan untuk pasien tersebut.

Penyebab Kanker Hati Dan Gejalanya

This entry was posted in Obat Kanker Tradisional. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*