Kanker Usus Besar

Kanker Usus Besar

Usus Besar merupakan bagian dari sistem pencernaan yang berfungsi sebagai tempat menampung limbah makanan yang masuk ke sistem pencernaan. Sementara bagian ujung dari usus besar yang berada dekat anus disebut rektum.

Pria yang duduk terlalu lama bisa meningkatkan risiko munculnya polip di bagian usus besar, demikian menurut penelitian terbaru.

Polip tersebut pun bisa bersifat jinak atau ganas yang akhirnya memicu kanker usus besar. Meskipun bisa dihilangkan secara medis, tetap saja keberadaan polip tersebut dianggap sebagai salah satu ancaman kesehatan.

kanker usus besar

kanker usus besar

Sebagaimana dilansir dari Health, risiko serupa tampaknya tidak ditemukan pada wanita yang juga cenderung duduk berjam-jam

Meskipun aktif berolahraga, peneliti menambahkan kalau kebiasaan duduk berjam-jam tetap memiliki efek buruk bagi kesehatan.

Peneliti pun menyarankan agar setiap orang aktivitasnya duduk berjam-jam sebaiknya berdiri dan meregangkan tubuh setiap setengah jam sekali. Hal ini dilakukan demi melancarkan peredaran darah dan mencegah berbagai gangguan kesehatan lainnya.

Infeksi dari bakteri di dalam mulut ternyata bisa menimbulkan kanker usus besar, demikian menurut penelitian terbaru. Namun bagaimana hal itu bisa terjadi?

Rupanya, bakteri bernama Fusobacterium nucleatum bisa ‘menempel’ pada sel-sel usus besar dan memicu perubahan yang tidak terkontrol yang akhirnya berujung pada kanker. Hal itu tepatnya disampaikan oleh tim peneliti dari Case Western Reserve University School of Dental Medicine.

Kanker usus disebabkan oleh pertumbuhan sel yang tidak normal di area usus besar, kecil, buntu, atau bahkan anus. Kanker usus muncul di sepanjang jaringan tipis di sepanjang usus dan biasanya didiagnosis dengan metode kolonoskopi

Kanker usus besar adalah kanker yang menyerang usus besar yang letaknya berada di bagian bawah sistem pencernaan. Kanker rectal adalah kanker yang terdapat pada beberapa inchi di bagian akhir usus besar. Banyak kasus kanker usus besar dimulai dengan ukuran kecil, benjolan sel jinak yang disebut adenomatous polyps. Polip ini biasanya menyebabkan kanker usus besar.

Kanker usus besar dan rektum (juga disebut sebagai kanker kolorektal) dapat menyerang dan merusak jaringan sekitar usus dan organ lain. Sel-sel kanker juga dapat melepaskan diri dan tersebar ke bagian lain dari tubuh (seperti hati dan paru-paru) membentuk tumor baru.

 Gejala Kanker Usus Besar
Kanker usus besar memiliki gejala antara lain:

  • Perubahan pada kondisi usus, antara lain diare atau konstipasi atau perubahan rutinitas buang air besar yang tidak seperti biasanya
  • Pendarahan pada dubur atau terdapat darah pada feses
  • Ketidaknyamanan pada area perut, seperti kejang, kembung atau nyeri
  • Perasaan tidak tuntas ketika buang air besar
  • Lemah
  • Hilang berat badan
  • Anemia
  • Bentuk kotoran (feses) yang panjang dan kecil mirip pensil

Penyebab & Faktor Risiko

Tidak jelas apa yang menyebabkan kanker usus besar. Tetapi dokter meyakini bahwa kanker usus besar terjadi ketika sel normal di dalam usus besar berubah. Sel normal tumbuh dan membelah untuk menjaga tubuh berfungsi secara normal. Tapi terkadang pertumbuhan ini menjadi tidak normal – sel terus membelah bahkan ketika tubuh tidak membutuhkan sel baru.

Sebuah penelitian terbaru menyebutkan bahwa mengonsumsi daging ayam saat remaja mampu menurunkan risiko kanker usus besar di kemudian hari.

Secara detail, penelitian yang melibatkan 20.000 wanita tersebut membuktikan kalau mereka yang makan daging ayam selama remaja berisiko kecil terkena adenoma usus. Adenoma sendiri merupakan tumor jinak yang bisa tumbuh menjadi kanker usus.

Sementara itu, peneliti tidak menemukan hubungan antara daging merah dan adenoma. Akan tetapi mengganti menu daging merah menjadi daging ayam atau ikan mampu menurunkan risiko adenoma sebesar 40 persen.

Agar Anda bisa lebih waspada, berikut adalah delapan penyebab kanker usus besar yaitu :

1. Usia
Usia adalah faktor utama yang mendukung terjadinya kanker usus besar. Apakah itu berarti bahwa usia menyebabkan kanker usus? Tidak secara langsung. Hanya saja menginjak usia usia 50 tahun atau lebih, satu dari empat orang memiliki polip yang memicu peningkatan risiko kanker.

2. Alkohol
Penelitian telah menunjukkan bahwa alkohol meningkatkan risiko kanker kolorektal. Jadi sebaiknya hindari minuman beralkohol atau makanan yang berisi kandungan alkohol.

3. Diabetes
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Gastroenterology menemukan bahwa ketergantungan insulin berkontribusi terhadap perkembangan kanker usus besar. Secara umum, penderita diabetes 40% lebih mungkin mengembangkan kanker usus besar dibandingkan dengan orang yang tidak menderita diabetes.

4. Makanan
Makanan tinggi lemak dan kolesterol (terutama dari sumber hewan) dapat menyebabkan kanker usus besar. Makan makanan rendah serat juga telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker usus.

5. Lingkungan
Penelitian telah menunjukkan bahwa lingkungan dapat memainkan peran besar dalam perkembangan kanker usus besar. Di mana Anda tinggal, siapa di sekitar Anda, apa pekerjaan Anda, dan bahkan ketika Anda bekerja semua dapat mempengaruhi risiko terkena kanker usus besar.

6. Genetika
Para peneliti memperkirakan bahwa sekitar 25% dari kasus kanker usus besar memiliki semacam kaitan genetik. Contoh penyebab genetik yang paling umum dari kanker usus besar termasuk mutasi menuju FAP (familial adenomatosa poliposis) dan HNPCC (kanker kolorektal non-poliposis herediter).

7. Radang usus
Penyakit radang usus, sering ditandai dengan kondisi seperti ulcerative colitis dan penyakit Chron, yang dapat meningkatkan risiko mengembangkan kanker kolorektal. Secara umum, semakin lama seseorang memiliki penyakit radang usus, semakin besar kesempatannya terkena kanker kolorektal.

8. Kurang olahraga
Penelitian telah menunjukkan bahwa gaya hidup berkontribusi terhadap perkembangan kanker usus besar, termasuk kurangnya olahraga.

Kanker Usus Besar

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*