Kanker Paru Paru Apa Gejalanya ?

Kanker Paru Paru Apa Gejalanya ?

 

Kanker Paru Paru Apa Gejalanya ?

Kanker Paru Paru Apa Gejalanya ?

Kanker Paru Paru -Penyebab utama dari kanker paru paru adalah merokok, baik pada perokok aktif maupun pada perokok pasif. Tapi orang yang tidak merokok maupun terkena pajanan asap rokok juga dapat menderita kanker paru paru.

Kanker paru paru adalah salah satu jenis kanker yang paling bisa dicegah. Paling tidak terdapat 80-90 persen kasus kanker paru-paru yang berhubungan dengan kebiasaan merokok.Pada tahap awal, tidak ada tanda atau gejala kanker paru paru yang jelas. Tapi kemudian gejala seperti batuk secara berkelanjutan hingga mengalami batuk darah, selalu merasa kehabisan napas, kelelahan tanpa alasan,dan penurunan berat badan akan muncul.

Pada tahap awal, kanker paru paru tidak menyebabkan gejala apa pun. Gejala hanya akan muncul ketika perkembangan kanker telah mencapai suatu tahap tertentu. Berikut ini adalah gejala-gejala utama yang akan dialami penderita kanker paru paru. Segera temui dokter atau pergi ke klinik untuk memastikan diagnosis dari gejala yang dialami.

  • Batuk yang berkelanjutan dan bertambah parah, hingga akhirnya mengalami batuk darah.
  • Mengalami sesak napas dan rasa nyeri di dada.
  • Mengalami kelelahan tanpa alasan.
  • Pembengkakan pada muka atau leher.
  • Sakit kepala.
  • Sakit pada tulang, bisa pada bahu, lengan atau tangan.
  • Berat tubuh menurun.
  • Kehilangan selera makan.
  • Suara menjadi serak.
  • Kesulitan menelan atau sakit saat menelan sesuatu.
  • Perubahan pada bentuk jari, yaitu ujung jari menjadi cembung.

Berikut penyebab kanker paru paru

Polusi Udara

Menurut data WHO, Asia Tenggara berada di posisi kedua sebagai wilayah penyumbang buruknya polusi udara di dunia. Risiko terkena kanker paru-paru akan meningkat jika kita terkena pajanan polusi udara contohnya dari asap kendaraan atau asap pabrik. Sekitar satu dari 100 kematian karena kanker paru-paru diakibatkan oleh tingkat polusi yang tinggi. Menghirup asap pembuangan dari kendaraan maupun pabrik bisa memiliki dampak yang sama seperti merokok pasif.

Pajanan di Tempat Kerja

Beberapa pekerjaan memiliki kemungkinan kaitan dengan meningkatnya risiko terkena kanker paru-paru. Pegawai yang terkena pajanan beberapa senyawa kimia yang bersifat karsinogenik, seperti asbes, nikel, batu bara, silika, dan arsenik memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita kanker paru-paru.

Pajanan Radiasi

Radon adalah bagian dari udara yang kita hirup. Radon adalah gas radioaktif yang muncul secara alami. Gas ini berasal dari batuan dan tanah dalam jumlah yang sangat kecil.

Gas radon ini bisa berpindah tempat melalui tanah. Gas ini akan masuk ke dalam rumah melalui celah-celah pondasi, pipa, saluran air atau lubang terbuka lainnya. Gas ini bisa diuji dengan alat pengujian sederhana, karena gas radon bersifat tidak kasat mata dan tidak berbau. Jika dihirup, gas radon dapat merusak paru-paru, terutama bagi seorang perokok.

Kanker paru paru merupakan salah satu jenis kanker yang dapat dicegah. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan:

  • Jangan merokok dan hindari menjadi perokok pasif. Cara utama untuk mencegah kanker paru-paru adalah dengan tidak merokok. Hindari juga menjadi perokok pasif jika lingkungan Anda dipenuhi dengan perokok aktif. Terutama bagi para perokok aktif, berhentilah merokok sekarang juga. Meski sudah bertahun-tahun merokok, langkah ini tetap akan bermanfaat dan bisa mengurangi risiko terserang kanker paru-paru.
  • Pilihan menu makanan yang sehat. Biasakanlah untuk mengonsumsi makanan rendah lemak dan tinggi akan kandungan serat. Buah dan sayuran sebaiknya menjadi menu utama sehari-hari. Hindari mengonsumsi terlalu banyak vitamin dalam bentuk pil atau tablet karena obat-obatan semacam itu bisa memiliki efek samping.
  • Berolahraga secara teratur. Usahakan untuk melakukan olahraga secara teratur. Bagi yang jarang sekali berolahraga, mulailah rutinitas ini secara bertahap. Bagi orang dewasa dianjurkan berolahraga setidaknya selama 2-3 jam dalam satu minggu.

Kanker Paru Paru Apa Gejalanya ?

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*