Kanker Lambung

Kanker Lambung

Kanker lambung atau dikenal sebagai gastric cancer merupakan kanker yang berawal pada bagian lambung. Secara global, kanker lambung merupakan penyebab kematian akibat kanker urutan ke-2 bagi pria maupun wanita. Kanker ini umum ditemukan di wiliayah Asia Timur. Di Singapura sendiri, kanker ini merupakan urutan ke-6 penyebab kematian pada pria, dengan kemungkinan 1 kali dalam 50 kali rentang hidup terkena kanker lambung. Sementara, untuk wanita di Singapura, kanker ini merupakan kanker paling umum urutan ke-8. Setiap tahunnya, kanker lambung menjadi penyebab kematian untuk kira-kira 300 orang Singapura.

kanker lambung

kanker lambung

Kanker lambung jarang timbul pada orang yang berusia di bawah 40 tahun dan lebih banyak menyerang pria daripada wanita. Bila dilihat secara geografis,ada perbedaan mencolok antara angka statistic kasus kanker ini;di Jepang terdapat 80 sampai 90 orang dari tiap 100.000 penduduk yang terkena kanker lambung,sedangkan di Amerika serikat hanya 10 orang dari 100.000 per tahun.

Penyebab Kanker Lambung

Walaupun belum dapat dipastikan apa yang menjadi penyebab kanker lambung, akan tetapi, faktor yang dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker lambung adalah:

  • Konsumsi makanan yang diasinkan serta diasapi
  • Jarang mengkonsumsi buah-buahan serta sayuran
  • Riwayat medis keluarga dimana terdapat kanker lambung
  • Infeksi yang disebabkan oleh Helicobacter pylori, sebuah bakteri yang tinggal di lapisan lendir dalam lambung.
  • Radang lambung kronis, yang mengacu pada radang lambung jangka panjang.
  • Pernicious anemia, yaitu penurunan jumlah sel darah merah yang terjadi saat saluran pencernaan tidak dapat menyerap vitamin B12 dengan baik.
  • Merokok

Faktor Resiko Terserang Kanker Lambung

Berikut adalah uraian beberapa hal yang dapat menjadi faktor pemicu terkena serangan kanker lambung, yaitu: riwayat keluarga yang menderita penyakit ini, kebiasaan merokok dan minum alkohol, cara mengolah makanan tertentu (seperti makanan yang dibakar kurang matang sehingga masih ada bakteri yang masih belum mati), konsumsi makanan tertentu seperti makanan yang berkadar garam tinggi, makanan dengan pengawet nitrat, alkohol, dan kopi yang dikonsumsi berlebihan atau pada saat perut kosong.

Pencegahan Kanker Lambung

Lakukan pemeriksaan lebih lanjut bila Anda merasakan gejala-gejala kanker lambung berikut: perut terasa kembung, sesudah makan perut terasa penuh, anemia dan cepat lelah, dan berat badan menurun.

Seperti pada kanker jenis lain, penyebab kanker lambung belum diketahui jelas. Jadi tidak ada cara untuk mencegahnya. Tetapi Anda dapat mengambil langkah-langkah untuk mengurangi resiko kanker lambung dengan membuat perubahan kecil dalam kehidupan sehari-hari Anda.

Pencegahan dapat dilakukan dengan melakukan langkah-langkah berikut: Konsumsi makanan yang bergizi seperti sayuran segar dan makanan yang banyak mengandung vitamin C, A, dan E. hindari makanan yang diawetkan, mengurangi jumlah makanan yang diasap dan terlalu asin, hentikan kebiasaan merokok dan minum alkohol.

Anda juga dapat bertanya kepada dokter Anda tentang resiko kanker perut. Beberapa kondisi medis yang meningkatkan resiko kanker lambung meliputi seperti anemia, maag, dan polip. Anda dapat mempertimbangkan periodik endoskopi untuk mencari gejala-gejala kanker lambung.

Gejala Kanker Lambung

Kanker lambung memiliki sangat sedikit gejala atau bahkan tidak sama sekali pada tahap awal pertumbuhannya, sehingga pendeteksian dini sulit untuk dilakukan.

Seseorang bisa saja kehilangan selera makan, kehilangan berat badan mendadak, dan sakit kronis pada bagian perut. Akan tetapi rasa sakit pada perut atau dyspepsia (rasa sakit atau ketidaknyamanan yang terjadi pada perut bagian atas) merupakan gejala yang umum dan seringkali terjadi akibat darinaiknya asam lambung atau radang lambung. Karena itu banyak orang, bahkan dokter sekalipun tidak dapat dengan segera menduga adanya kanker lambung.

Inilah yang menjadi sebab utama mengapa kanker sering terlambat terdeteksi. Sedikit sekali terjadi gejala pada kanker lambung, dan cenderung terjadi pada tahap di mana kanker telah mencapai stadium lanjut, termasuk didalamnya adalah muntah-muntah dan keluarnya BAB dengan warna hitam pekat, yang juga merupakan tanda-tanda pendarahan.

Diagnosa Kanker Lambung

Diagnosa untuk kanker lambung diantaranya dengan USG,CT-scan untuk melihat area penyebaran ke organ lain, pemeriksaan darah dengan tumor marker seperti CEA,FSA,dan GCA.

Adapula diagnosa lain seperti fiber endoscopy yang dibarengi dengan pemeriksaan biopsi, yang dapat mendiagnosa kanker lambung.

Kanker Lambung

This entry was posted in Obat Kanker Tradisional and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*