Kanker Kulit , Apa Penyebabnya ?

Kanker Kulit , Apa Penyebabnya ?

Kanker Kulit , Apa Penyebabnya ?

Kanker Kulit

Kanker Kulit – Kulit anda berfungsi sebagai pembatas dan pelindung tubuh anda dari kekurangan cairan, bakteri dan benda berbahaya lainnya. Bagian luar dari kulit dinamakan epidermis, adalah lapisan yang selalu berhubungan dengan lingkungan. Walaupun lapisan epidersmis selalu berganti, namun bagian ini dapat mengalami kerusakan karna pengaruh matahari, infeksi, terluka ataupun penyakit kulit lainnya. Lapisan epidermis terdiri dari beragam sel.

Penyakit Kanker kulit adalah pertumbuhan sel–sel pada kulit pada taraf abnormal. Penyakit Kanker kulit paling umum terjadi pada lapisan sel skuamosa, basal dan melanosit. Penyakit Kanker kulit biasanya tumbuh di bagian epidermis (lapisan paling luar kulit), sehingga tumor (benjolan) dapat terlihat dari luar, sehingga penyakit kanker kulit merupakan salah satu jenis penyakit kanker yang paling mudah ditemukan gejala–gejalanya pada stadium awal.

Penderita Penyakit kanker kulit di Indonesia tidak sebanyak kanker yang lain. Walaupun demikian penyakit kanker kulit dapat menyebabkan kecatatan sehingga dapat merusak penampilan bahkan pada stadium lanjut dapat merusak penampilan, bahkan pada stadium lanjut dapat mengakibatkan kematian. Menemukan penyakit ini sedini mungkin merupakan salah satu cara untuk menghindari kecatatan maupun kemungkinan terburuk, karena letaknya dipermukaan kulit, akan mudah bagi siapa saja untuk mengenali sendiri penyakit kanker kulit.

JENIS PENYAKIT KANKER KULIT

Penyakit Kanker Kulit, Apa Penyebabnya ?

  1. Actinic Keratosis. Actinic keratosis adalah jenis lain dari merah, merah muda, atau luka kasar pada kulit di daerah terkena sinar matahari tubuh. Ini adalah bentuk paling umum dari prakanker dan dapat berkembang menjadi karsinoma sel basal pada pasien dengan riwayat dari dua atau lebih kanker kulit (Skin Cancer Foundation, 2012). Meskipun jarang, penyakit kanker kulit ini juga bisa menjadi pelopor untuk karsinoma sel skuamosa, dan keduanya sering salah didiagnosis sebagai satu sama lain.
  2. Basal Cell Carcinoma. Sel-sel basal membentuk lapisan terendah dari epidermis, lapisan basal. Penyakit Kanker Kulit di dalam daerah ini dikenal sebagai karsinoma sel basal, dan terdiri dari sekitar 80 persen dari semua kasus penyakit kanker kulit (Columbia University, 2009). Paling umum di kepala dan leher, karsinoma sel basal adalah kanker yang tumbuh lambat yang jarang menyebar ke bagian lain dari tubuh. Biasanya menunjukkan pada kulit dibangkitkan, benjolan merah muda lilin. Karsinoma sel basal infiltrasi dapat muncul tembus dengan pembuluh darah dekat permukaan kulit.
  3. Squamous Cell Carcinoma. Karsinoma sel skuamosa mempengaruhi sel-sel di lapisan tengah epidermis. Hal ini biasanya lebih agresif daripada karsinoma sel basal. Ini muncul sebagai merah, bersisik, dan lesi kulit kasar, biasanya di daerah terkena sinar matahari, seperti tangan, kepala, leher, bibir, dan telinga. Bercak merah mirip mungkin karsinoma sel skuamosa in situ (penyakit Bowen), bentuk paling awal dari kanker sel skuamosa.
  4. Melanoma. Kurang umum daripada jenis lain, melanoma adalah yang paling berbahaya, yang menyebabkan sekitar 75 persen dari semua kematian terkait penyakit kanker kulit.
  5. Kaposi Sarcoma. Meskipun tidak biasanya dianggap sebagai penyakit kanker kulit, sarkoma Kaposi adalah jenis lain dari kanker yang melibatkan lesi kulit yang kecoklatan-merah ke biru dalam warna dan biasanya ditemukan pada kaki dan kaki. Ini mempengaruhi sel-sel yang melapisi pembuluh darah dekat dengan kulit. Kanker ini disebabkan oleh jenis virus herpes dan biasanya berhubungan dengan pasien dengan AIDS.

PENYEBAB PENYAKIT KANKER KULIT

Penyakit Kanker Kulit, Apa Penyebabnya ?

  1. Sering di luar ruangan.

Jika tipe kulit anda termasuk kategori yang sensitif terhadap radiasi sinar UV, maka kulit anda cenderung lebih mudah terbakar dan melepuh ketika terkena paparan sinar matahari. Apalagi jika anda banyak menghabiskan waktu ruangan terbuka tanpa memakai pelindung seperti sunblock. Hal ini membuat anda berisiko untuk terkena penyakit kanker kulit.

  1. Kekurangan Melanin.

Melanin adalah pigmen yang terdapat pada makhluk hidup. Pada manusia, melanin memiliki peran dalam memberikan warna pada mata, rambut, dan kulit, dan bermanfaat melindungi kulit dari paparan sinar UV. Kurangnya melanin akan menyebabkan kulit menjadi putih dan tampak pucat, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan risiko terjadinya penyakit kanker kulit.

3.Penggunaan tanning bed.

Istilah tanning bed memang tidak populer di Indonesia, namun sangat populer di negara-negara barat terutama Amerika. Tanning bed merupakan alat yang berfungsi untuk membantu kulit menjadi kecoklatan, dan prosesnya mirip seperti seseorang yang berjemur di pantai, di bawah panasnya sinar matahari. Namun demikian, alat ini bisa meningkatkan risiko seseorang untuk terkena melanoma, penyakit kanker kulit yang terbilang mematikan. Orang yang sering menggunakan tanning bed, 74 persen lebih mungkin untuk terkena melanoma dibandingkan dengan orang yang tidak pernah menggunakannya.

Sekian sedikit informasi mengenai penyakit kanker kulit dan penyebabnya. Semoga Informasi mengenai Penyakit Kanker kulit diatas dapat bermanfaat untuk anda

Kanker Kulit , Apa Penyebabnya ?

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*