Gejala Kanker Darah

Gejala Kanker Darah

 

Gejala Kanker Darah -Kanker darah atau leukemia adalah penyakit kanker yang paling banyak ditemui pada anak-anak. Penyakit kanker sangat membahayakan dan mengancam nyawa penderitanya apabila telat mendapatkan pengobatan.

Gejala Kanker Darah

Gejala Kanker Darah

Gejala Kanker Darah

Gejala kanker darah secara umum meliputi :

  1. Kelelahan gejala kanker darah

Jika Anda mudah sekali merasa kelelahan meskipun tidak melakukan aktivitas yang berat, mungkin hal ini disebabkan oleh leukemia. Peningkatan produksi sel darah putih dapat menyebabkan energi cepat habis.

  1. Penurunan berat badan gejala kanker darah

Gejala kanker darah juga ditunjukkan oleh berat badan yang tiba-tiba menurun drastis meskipun seseorang tidak mengubah pola dietnya sehari-hari. Hal ini disebabkan karena pembakaran energi tingkat tinggi yang membuat seseorang kehilangan berat badannya jika tidak meningkatkan pola makan.

  1. Sering mengalami pendarahan gejala kanker darah

Orang yang menderita leukemia akan mudah sekali mengalami pendarahan meskipun hanya luka kecil. Bahkan jika luka memar saja membutuhkan waktu penyembuhan yang lama, bisa jadi merupakan gejala leukemia.

Tanda lain adalah munculnya titik-titik merah atau ungu kecil di bawah kulit Anda yang disebut dengan petechiae. Perdarahan internal juga mungkin terjadi seperti pendarahan dalam tinja, lendir, urine, muntahan, dan air mani.

  1. Pembengkakan Internal gejala kanker darah

Gejala leukemia juga dapat ditandai dengan pembengkakan kelenjar getah bening di bawah lengan serta di depan dan belakang leher. Hati dan limpa juga akan membengkak dan menimbulkan rasa nyeri di bawah tulang rusuk.

  1. Berkeringat di malam hari gejala kanker darah

Salah satu tanda-tanda leukemia adalah selalu berkeringat pada malam hari. Sehingga jika Anda berkeringat secara berlebihan atau tidak normal di malam hari, Anda perlu mewaspadai gejala leukemia.

  1. Berkurangnya kontrol otot gejala kanker darah

Kesulitan mengendalikan diri ketika berjalan atau mengalami kejang otot dari waktu ke waktu merupakan salah satu gejala leukemia. Penderita leukemia biasanya akan kesulitan mengontrol otot dan menyeimbangkan tubuh.

  1. Pernapasan abnormal gejala kanker darah

Sesak napas dan batuk dalam kurun waktu yang cukup lama dan tidak kunjung sembuh juga merupakan gejala kanker darah.

Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Darah

Penyebab dasar kanker darah belum diketahui secara pasti. Tetapi terdapat sejumlah faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker ini. Faktor-faktor pemicu kanker darah tersebut meliputi:

  • Faktor keturunan. Jika memiliki anggota keluarga yang mengidap kanker darah, risiko Anda untuk terkena kanker yang sama akan meningkat.
  • Kelainan genetik, misalnya sindrom Down.
  • Pernah menjalani pengobatan kanker. Kemoterapi atau radioterapi tertentu diduga dapat memicu kanker darah.
  • Pengaruh kelainan darah yang diderita, misalnya myelodysplastic syndrome.
  • Pernah mengalami pajanan terhadap radiasi tingkat tinggi atau zat-zat kimia tertentu. Misalnya orang yang pernah terlibat dalam kecelakaan yang berhubungan dengan reaktor nuklir atau mengalami pajanan zat kimia seperti benzena.
  • Rokok tidak hanya akan meningkatkan risiko kanker darah (terutama leukemia mielogen akut), tapi juga berbagai penyakit lain.

Cara Mencegah Kanker Darah

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan sebagai upaya mencegah kanker darah atau leukemia antara lain :

Olahraga yang Teratur

Olahraga yang teratur akan membuat tubuh kita menjadi sehat. Sehat berarti bebas dari penyakit, termasuk penyakit kanker. Menurut American Cancer Society (ACS), olahraga teratur terbukti mampu mengurangi risiko kanker. ACS merekomendasikan minimal 30 menit per hari untuk berolahraga, bisa dilakukan minimal 5 hari per minggu.

Diet

Penelitian juga mengatakan bahwa diet yang sehat dapat membantu mencegah perkembangan kanker, termasuk kanker darah. Diet ini bisa dilakukan dengan cara memperbanyak mengonsumsi makanan kaya biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran, serta meminimalkan konsumsi lemak, khususnya lemak hewan.

Menghindari Rokok dan Alkohol

Selain olahraga dan diet, anda juga harus menghindari rokok, baik sebagai perokok aktif ataupun pasif. Selain itu, Anda juga harus menghindari alkohol. Alkohol sama berbahayanya dengan rokok.

Menghindari Zat Karsinogenik

Hindarilah zat karsinogenik, karena juga bisa menyebabkan kanker. Zat karsinogenik adalah zat penyebab kanker, zat ini juga bisa dihasilkan dari proses pemasakan dengan cara digoreng, ditumis atau dibakar. Akan jauh lebih baik memasak dengan cara mengukus atau merebus. Buah dan sayuran non-organik juga kemungkinan bersifat karsinogen.

Deteksi Dini

Untuk mencegah kanker darah juga bisa dilakukan dengan deteksi dini. Hal ini bisa dilakukan sehingga bisa mencegah kanker darah lebih cepat.

 

Gejala Kanker Darah

This entry was posted in Obat Kanker Tradisional. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*