Ciri-Ciri Kanker Paru-Paru

Ciri-Ciri Kanker Paru-Paru

Ciri-Ciri Kanker Paru-Paru

Ciri-Ciri Kanker Paru-Paru merupakan suatu gejala atau tanda yang menandakan bahwa seseorang menderita penyakit yang banyak menjangkiti masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, masalahnya Indonesia merupakan salah satu negara dengan konsumsi rokok terbanyak di dunia. Kanker paru-paru memang berkorelasi dengan kebiasaan merokok. Dan angka penderita kanker paru di Indonesia sendiri mempunyai angka yang cukup tinggi.

Sayangnya, menurut data statistik, 33% penderita kanker paru baru datang ke dokter ketika sudah mencapai stadium tiga. Dan bahkan 40% datang ke dokter ketika kanker telah mencapai stadium 4. Artikel ini akan membahas mengenai Ciri-Ciri Kanker Paru-Paru yang perlu Anda perhatikan dan waspadai, serta mengenali beberapa faktor yang membuat seseorang berisiko terkena kanker paru.

 

Beberapa Ciri-Ciri Kanker Paru-Paru yang Harus Diwaspadai

Kanker merupakan suatu penyakit dimana ditemukan suatu massa atau sel-sel tambahan yang fungsinya berbeda dengan sel normal. Massa ini akan mengambil nutrisi yang seharusnya dipakai oleh sel normal. Selain itu, massa kanker sendiri dapat menekan organ yang terkena, menimbulkan radang pada organ sekitar dan mengganggu fungsi organ tersebut.

 

Berikut adalah Ciri-Ciri Kanker Paru-Paru yang harus diwaspadai.

  • Nyeri Dada

Ciri-Ciri Kanker Paru-Paru ini merupakan gejala paling umum yang membuat penderita kanker paru mencari pengobatan ke dokter atau rumah sakit. Nyeri dapat timbul di dada, bahu bahkan di punggung. Sifat nyeri dada juga dapat terasa tajam, tumpul, timbul terus menerus atau malah kadang nyeri dan kadang tidak.

 

  • Batuk-Batuk

Gejala batuk merupakan Ciri-Ciri Kanker Paru-Paru paling umum nomor dua setelah nyeri dada. Batuk yang terjadi dapat kronis atau melebihi 8 minggu. Batuk juga dapat disertai dahak atau dapat juga malah berupa batuk kering. Meski telah diobati dengan obat apotek atau pun obat tradisional, batuk tidak kunjung sembuh dan terus menetap. Perhatikan juga pola perubahan batuk. Misalnya para perokok yang biasanya batuk biasanya akan merasa bahwa pola batuknya berubah dengan mengeluarkan lebih banyak dahak atau darah.

 

  • Nyeri Tulang

Sensasi nyeri pada tulang merupakan Ciri-Ciri Kanker Paru-Paru yang umum pula. Ciri-Ciri Kanker Paru-Paru nyeri pada tulang dapat dirasakan dimana saja, meski paling sering terasa di tulang punggung. Biasanya nyeri tulang terasa pada malam hari dan menghilang bila beaktivitas. Namun Ciri-Ciri Kanker Paru-Paru nyeri dapat timbul kapan saja. Nyeri pada tulang disebabkan karena kanker yang awalnya berada di paru menyebar ke tulang melalui aliran darah.

 

  • Batuk Darah

Batuk yang disertai dengan keluarnya darah segar atau dahak yang bercampur dengan bercak darah juga merupakan Ciri-Ciri Kanker Paru-Paru yang umum. Batuk tidak terasa nyeri namun dapat mengeluarkan darah.

 

  • Sesak Napas

Perubahan pola napas merupakan Ciri-Ciri Kanker Paru-Paru lainnya. Perasaan sesak dirasakan sebagai sulit menarik napas atau terasa seperti ada yang mengencangkan saluran pernapasan Anda. Ciri-Ciri Kanker Paru-Paru ini dapat timbul karena massa tumor yang mendesak saluran napas Anda. Jangan hiraukan sesak napas yang sering timbul setelah beraktivitas seperti jalan kaki, melakukan pekerjaan rumah tangga atau bahkan pekerjaan sederhana seperti mandi atau memakai baju.

 

  • Mengi

Ciri-Ciri Kanker Paru-Paru  suara mengi yang menyertai Anda saat menarik atau mengeluarkan napas yang terjadi pertama kali di usia dewasa haruslah dicurigai. Gejala mengi dapat disebabkan oleh penyakit alergi seperti asma namun dapat juga disebabkan oleh kanker paru. Bila Anda mengalami gejala mengi, janganlah berasumsi bahwa itu merupakan penyakit asma. Lebih baik berobat ke dokter agar dokter dapat mengkonfirmasi penyakit apa yang mendasari mengi tersebut.

 

Kanker paru-paru termasuk penyakit yang berbahaya, oleh sebab itu hendaknya sedapat mungkin diketahui ciri-ciri dan gejalanya sedari awal untuk segera mendapatkan perawatan.

 

Ciri-Ciri Kanker Paru-Paru

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Kanker Paru-Paru

Penyebab Kanker Paru-Paru

Penyebab Kanker Paru-Paru

Kanker paru-paru adalah salah satu jenis kanker yang paling bisa dicegah. Paling tidak terdapat 80-90 persen kasus kanker paru-paru yang berhubungan dengan kebiasaan merokok. Pada tahap awal, tidak ada tanda atau gejala kanker paru-paru yang jelas. Tapi kemudian gejala seperti batuk secara berkelanjutan hingga mengalami batuk darah, selalu merasa kehabisan napas, kelelahan tanpa alasan,dan penurunan berat badan akan muncul.

Penyebab Kanker Paru-Paru yang utama adalah merokok, baik pada perokok aktif maupun pada perokok pasif. Tapi orang yang tidak merokok maupun terkena pajanan asap rokok juga dapat menderita kanker paru-paru. Beberapa Penyebab Kanker Paru-Paru akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

 

  • Perokok Aktif dan Perokok Pasif

Sekitar 80-90 persen Penyebab Kanker Paru-Paru oleh kebiasaan merokok. Maka para perokok aktif menjadi kelompok yang paling berisiko. Asap rokok yang diisap mengandung lebih dari 50 zat-zat pemicu kanker yang akan memberi dampak secara langsung terhadap jaringan paru-paru. Misalnya nikotin yang dipakai di dalam insektisida serta tar yang digunakan dalam pembuatan aspal jalanan.

Pada awalnya, kerusakan ini dapat diperbaiki oleh tubuh. Tapi pengulangan dan keberlanjutan dari merokok menyebabkan kerusakan pada jaringan paru-paru terus bertambah. Penyebab Kanker Paru-Paru inilah yang mengakibatkan sel-sel bereaksi secara tidak normal hingga akhirnya muncul sel kanker.

Saat ini, lebih dari 60 juta penduduk Indonesia adalah perokok aktif. Jumlah ini terus bertambah dari tahun ke tahun. Indonesia berada di urutan ketiga dalam negara-negara dengan perokok aktif tertinggi, di belakang China dan India.

Selain tembakau, ganja juga mengandung zat-zat yang dapat memicu kanker. Tembakau sering dicampur dengan ganja. Meski kuantitas tembakau yang dicampur dengan ganja lebih sedikit dibandingkan dengan rokok, para perokok ganja mengisap lebih dalam dan lebih lama. Dampak mengisap tembakau dan ganja jauh lebih buruk daripada mengisap rokok biasa.

Perokok pasif adalah orang yang terkena pajanan asap rokok tapi tidak merokok secara langsung. Meski tidak merokok secara langsung, perokok pasif tetap berisiko terkena kanker paru-paru. Risiko perokok pasif terkena kanker paru-paru meningkat setidaknya 20 persen dibandingkan orang yang tidak terkena pajanan asap rokok.

  • Polusi Udara

Menurut data WHO, Asia Tenggara berada di posisi kedua sebagai wilayah penyumbang buruknya polusi udara di dunia. Risiko terkena kanker paru-paru akan meningkat jika kita terkena pajanan polusi udara contohnya dari asap kendaraan atau asap pabrik. Sekitar satu dari 100 kematian karena kanker paru-paru diakibatkan oleh tingkat polusi yang tinggi. Penyebab Kanker Paru-Paru menghirup asap pembuangan dari kendaraan maupun pabrik bisa memiliki dampak yang sama seperti merokok pasif.

  • Pajanan di Tempat Kerja

Beberapa pekerjaan memiliki kemungkinan kaitan dengan meningkatnya risiko Penyebab Kanker Paru-Paru. Pegawai yang terkena pajanan beberapa senyawa kimia yang bersifat karsinogenik, seperti asbes, nikel, batu bara, silika, dan arsenik memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita kanker paru-paru.

  • Pajanan Radiasi

Radon adalah bagian dari udara yang kita hirup akan menjadi Penyebab Kanker Paru-Paru. Radon adalah gas radioaktif yang muncul secara alami. Gas ini berasal dari batuan dan tanah dalam jumlah yang sangat kecil.

Gas radon ini Penyebab Kanker Paru-Paru yang bisa berpindah tempat melalui tanah. Gas ini akan masuk ke dalam rumah melalui celah-celah pondasi, pipa, saluran air atau lubang terbuka lainnya. Gas ini Penyebab Kanker Paru-Paru yang bisa diuji dengan alat pengujian sederhana, karena gas radon bersifat tidak kasat mata dan tidak berbau. Jika dihirup, gas radon dapat merusak paru-paru, terutama bagi seorang perokok.

 

Penyebab Kanker Paru-Paru

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pengobatan Kanker Paru-Paru

Pengobatan Kanker Paru-Paru

 

Pengobatan Kanker Paru-Paru

Batuk membandel memang menjengkelkan. Namun, waspadalah jika batuk yang Anda alami sudah berlangsung lebih dari 3 minggu. Batuk berkepanjangan atau yang dikenal dengan istilah batuk rejan, bisa jadi pertanda awal adanya kanker paru-paru. Karena itu, periksakan segera kondisi kesehatan Anda.

 

Deteksi dini selalu menjadi kalimat yang didengung-dengungkan oleh para dokter dan sejumlah aktivis kesehatan karena inilah faktor kunci yang menentukan seberapa besar peluang hidup Anda.

 

Meskipun mereka yang merokok dan memiliki riwayat kanker paru-paru dalam keluarganya lebih beresiko, pemeriksaan kesehatan secara berkala tetap perlu dilakukan mengingat pada tahun-tahun belakangan ini, seseorang dengan pola hidup yang sehat pun dapat tiba-tiba terserang penyakit memautkan ini.

 

Gejala kanker paru-paru pada stadium awal memang sulit dikenali dan seringkali bervariasi sesuai letak pertumbuhan kanker dalam paru-paru.

 

Pengobatan Kanker Paru-Paru | Namun, ada beberapa tanda umum yang patut Anda waspadai sehubungan dengan keberadaan kanker paru-paru selain batuk berkepanjangan yang terjadi.

  • Nafsu makan berkurang dan berat badan menurun.
  • Nafas terasa sangat sesak dan pendek-pendek.
  • Kelelahan kronis.
  • Dahak berdarah yang kian lama semakin banyak.
  • Suara menjadi serak atau parau.
  • Terjadinya pembengkakan pada wajah atau sekitar leher.

 

Tentu saja, pemeriksaan yang saksama diperlukan untuk memastikan keberadaan sel kanker pada paru-paru Anda. Bisa jadi, dokter akan memeriksa dahak Anda. Atau, rontgen dan PET Scan juga dapat dilakukan untuk menegakkan diagnosa.

 

Mengingat tingginya angka kejadian paru-paru di seluruh dunia, dimana terdapat satu kasus kematian tiap 30 detik, deteksi dini kanker paru-paru semakin penting untuk dilakukan.

 

Bahkan, mereka yang telah mendapatkan Pengobatan Kanker Paru-Paru pun, bisa jadi meninggal beberapa hari setelah operasi. Kalaupun bertahan, setidaknya ada beberapa komplikasi yang bisa jadi dialami.

 

Pengobatan Kanker Paru-Paru Konvensional

Bila Anda divonis terkena kanker paru-paru, jangan takut, berikut beberapa pilihan terbaik Pengobatan Kanker Paru-Paru yang tersedia saat ini, secara medis maupun alternatif. Faktanya Pengobatan Kanker Paru-Paru bisa disembuhkan dengan pengobatan dan perawatan yang benar.

 

Bila kelainan seperti kanker terdapat pada salah satu atau lebih lobus di paru-paru, bisa jadi, dokter akan melakukan Pengobatan Kanker Paru-Paru lobektomi (pengangkatan lobus) untuk mencegah penyebaran sel kanker pada lobus lain yang masih sehat.

 

Bentuk pembedahan lainnya, Pengobatan Kanker Paru-Paru pneumonectomi, dilakukan dengan mengangkat seluruh bagian paru-paru kanan/kiri. Pada kondisi tertentu, dimana kanker berada terlalu dekat dengan trakea atau jika pasien memiliki penyakit jantung yang berat, operasi tidak dapat dilakukan. Yang patut diingat, resiko perdarahan, komplikasi, dan kemungkinan kambuhnya kanker tetap tinggi setelah operasi dilakukan.

 

Bentuk-bentuk Pengobatan Kanker Paru-Paru lainnya bisa jadi berupa photodynamic therapy, radiofrequency ablation therapy, dan cyrosurgery Ablation.

 

Pada kasus stadium lanjut, dokter mungkin memberikan pengobatan dengan obat-obatan yang tertarget. Obat-obatan yang digunakan dapat menghambat keganasan sel kanker dengan efek samping yang lebih berterima dibandingkan dengan kemoterapi.

 

Umumnya, obat yang digunakan dapat berupa erlonitib dan gefinitib yang bekerja dengan mencegah pertumbuhan sel kanker atau bevacizumad (avastin) dengan efek antiangiogenesis.

 

Selain dengan memakai Pengobatan Kanker Paru-Paru konvensional, penyakit kanker paru-paru juga bisa disembuhkan dengan menggunakan Pengobatan Kanker Paru-Paru herbal yang mengekstrak tumbuhan alamiah seperti tumbuhan daun sirsak, keladi tikus, zaitun, delima merah, blueberry, manggis, tomat dan juga acai berry. Yang dimana dari ke-semua bahan-bahan herbal alamiah yang di ekstrak menjadi obat herbal tersebut juga berguna dan mampu dalam membantu menyembuhkan penyakit kanker paru-paru yang Anda alami. Hal tersebut dikarenakan ekstrakan dari tumbuh-tumbuhan yang dijadikan obat herbal kanker paru paru itu mengandung banyak sekali senyawa aktif dan khasiat didalamnya.

 

Pengobatan Kanker Paru-Paru

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Paru-Paru

Kanker Paru-Paru

Kanker Paru-Paru

Paru-paru memiliki dua fungsi utama, yaitu menyebarkan oksigen ke dalam darah saat menghirup napas dan membuang karbondioksida saat menghela napas. Kanker ini adalah salah satu jenis kanker yang paling umum terjadi. Kanker ini yang berasal dari penyebaran kanker lain disebut kanker paru-paru sekunder.

Kanker ini adalah salah satu jenis kanker yang paling bisa dicegah. Paling tidak terdapat 80-90 persen kasus kanker yang berhubungan dengan kebiasaan merokok. Pada tahap awal, tidak ada tanda atau gejala Kanker Paru-Paru yang jelas. Tapi kemudian gejala seperti batuk secara berkelanjutan hingga mengalami batuk darah, selalu merasa kehabisan napas, kelelahan tanpa alasan,dan penurunan berat badan akan muncul.

Penderita Kanker di Indonesia

Pada tahun 2012, jenis kanker ini adalah yang paling sering terdiagnosis dan penyebab kematian akibat kanker tertinggi di dunia.

jenis kanker yang paling sering menyerang laki-laki Indonesia. Berdasarkan data Globocan atau International Agency for Research on Cancer (IARC) pada tahun 2012, di Indonesia terdapat 25.322 kasus Kanker Paru-Paru yang menimpa pria dan 9.374 kasus yang menimpa wanita.

Jenis Kanker Paru-Paru yang Ada

Terdapat dua jenis kanker paru-paru primer berdasarkan jenis selnya, yaitu kanker paru-paru sel kecil (small-cell lung cancer/SCLC) dan kanker paru-paru non-sel kecil (non-small-cell lung cancer/NSCLC). Kanker paru-paru non-sel kecil berpeluang empat kali lebih sering terjadi dibandingkan dengan kanker paru-paru sel kecil.

Orang yang Berisiko Terkena Kanker

Merokok bisa dikatakan sebagai penyebab utama kanker. Orang yang paling berisiko terkena kanker paru-paru adalah perokok aktif. Sekitar 80-90 persen dikaitkan dengan kebiasaan merokok. Meski begitu,bukan berarti setiap perokokakan terkena kanker . Selain itu, orang yang tidak merokok juga berkemungkinan terserang kanker, meski lebih rendah jumlahnya.

Selain rokok, beberapa penyebab lain adalah menghirup arsenik, radiasi, dan polusi udara juga lebih umum terjadi pada orang yang sudah lanjut usia.

Pengobatan pada Kanker

Pengobatan sangat tergantung pada jenis kanker yang diderita. Tingkat penyebaran kanker dan kondisi kesehatan si penderita juga berpengaruh pada metode pengobatan dan penanganan yang dilakukan.

Operasi pengangkatan kanker bisa dilakukan jika sel kanker belum menyebar secara luas ke bagian tubuh yang lainnya. Jika kondisi kesehatan tidak memungkinkan untuk dilakukan operasi pengangkatan, cara penanganan yang lainnya bisa diterapkan. Proses penghancuran sel kanker dengan cara radioterapi bisa dijalankan.

umumnya tidak menimbulkan gejala sebelum sel-sel kanker tersebut menyebar ke bagian besar paru-paru atau ke bagian tubuh lainnya. Kesembuhan tergantung kepada penyebaran kanker dan kapan diagnosis kanker diketahui. Makin awal diagnosis yang dilakukan, kemungkinan pengobatan untuk berhasil juga menjadi lebih tinggi.

Hal yang paling penting dalam pencegahan kanker:

  • Mengubah gaya hidup menjadi lebih tertata dengan menyeimbangkan makanan sehat, hidup bersih dan olahraga tertatur.
  • Menghindari berbagai hal yang memungkinkan dapat meyebabkan kanker paru-paru.
  • Tidak menghirup asap rokok baik aktif maupun pasif.
  • Tidak menghirup zat-zat bahan kimia berbahaya secara berkala

 

Kanker Paru-Paru

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Obat Alami Kanker

Obat Alami Kanker

 

Kanker dapat menyebabkan banyak gejala yang berbeda, bergantung pada lokasi dan karakter keganasan, serta ada tidaknya metastasis. Diagnosis biasanya membutuhkan pemeriksaan mikroskopik jaringan yang diperoleh dengan biopsi. Setelah didiagnosis, kanker biasanya dirawat dengan operasi, kemoterapi, atau radiasi.

Kebanyakan kanker menyebabkan kematian. Kanker adalah salah satu penyebab utama kematian di negara berkembang. Kebanyakan kanker dapat dirawat dan banyak disembuhkan, terutama bila perawatan dimulai sejak awal. Banyak bentuk kanker berhubungan dengan faktor lingkungan yang sebenarnya bisa dihindari. Merokok dapat menyebabkan banyak kanker daripada faktor lingkungan lainnya. Tumor (bahasa Latin; pembengkakan) menunjuk massa jaringan yang tidak normal, tetapi dapat berupa “ganas” (bersifat kanker) atau “jinak” (tidak bersifat kanker). Hanya tumor ganas yang mampu menyerang jaringan lainnya ataupun bermetastasis. Kanker dapat menyebar melalui kelenjar getah bening maupun pembuluh darah ke organ lain. Tetapi jangan khawatir ada banyak tumbuhan herbal di Indonesia yang ampuh dalam mencegah, dan sebagai Obat Alami Kanker.

Tumbuh-tumbuhan di Indonesia terbukti mampu mencegah maupun mengobati kanker. Meski perlu penelitian dan pengembangan lebih lanjut tentang Obat Alami Kanker, sejumlah tanaman seperti kunyit putih, tapak dara, daun dewa telah digunakan penderita kanker sebagai ikhtiar mengobati penyakitnya. Banyak yang berhasil sembuh sehingga pengobatan tradisional pun menjadi tumpuan harapan baru bagi para penderitanya. Berikut beberapa nama tumbuhan Obat Alami Kanker:

 

Obat Alami Kanker

  • Kunyit Putih

Masyarakat sejak lama sudah mengenal 2 jenis kunyit putih yaitu kunyit putih gombyok atau kunyit putih pepet. Kunyit ini merupakan Obat Alami Kanker manfaatnya untuk therapi penyakit diare dan disentri saja, seperti yang ditulis dalam buku Obat Asli Indonesia karangan Prof. Dr. Seno Sastroamijoyo, jenis kedua adalah jenis kunir putih beraroma mangga, yaitu Curcuma Zedoaria & Curcuma Mangga. Keduanya bermanfaat menyembuhkan kanker & tumor .

Menurut hasil penelitian American Institute Cancer Report ( New York Time ) 1 Juni 1999 dan juga oleh pakar Fakultas Farmasi ataupun PAU Bioteknologi serta PPOT UGM Yogyakarta dalam kunyit putih ini mengandung :

  1. RIP ( Ribosome Inacting Protein ) berfungsi:
    1. Mampu menonaktifkan perkembangan.
    2. Mampu merontokkan sel kanker tanpa merusak jaringan sekitarnya.
    3. Memblokir pertumbuhan.
  2. Zat Anti Oksidan, mencegah kerusakan gen.
  3. Zat anti Curcumin, sebagai anti inflamasi (anti peradangan).
  • Daun Tapak Dara

Sementara tapak dara (Catharanthus roseus) telah teruji sebagai bahan pencegah dan penumpas sel kanker yang berkhasiat sebagai Obat Alami Kanker menghambat perbanyakan dan penyebaran dalam tubuh.

Vinkristin digunakan sebagai Obat Alami Kanker bronkial, tumor ganas pada ginjal, kanker payudara, dan berbagai jenis tumor ganas yang awalnya menyerang urat saraf maupun otot.

  • Keladi Tikus

Keladi tikus (Typhonium Flagelliforme/Rodent Tuber) juga telah diteliti sebagai tanaman Obat Alami Kanker yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker.

  • Air Perasan Temu Lawak (Curcuma Zedoaria)

Menurut Andrew Chevallier Mnimh, herbalis asal London, dalam temulawak terkandung curcumol dan curdione yang berkhasiat antikanker dan antitumor. Di Cina, temulawak telah lama digunakan sebagai Obat Alami Kanker leher rahim.

  • Mengkudu

Mengkudu mengandung zat Obat Alami Kanker dammacanthel, zat antikanker yang mampu melawan pertumbuhan sel abnormal pada stadium prakanker dan dapat mencegah perkembangan sel kanker. Sari dari perasan dua atau tiga buah mengkudu dapat dibubuhi madu agar rasanya lebih nikmat. Sebaiknya pilihlah mengkudu yang tidak terlalu masak karena alkohol yang terbentuk akibat proses fermentasi pada mengkudu yang terlalu masak merusak zat-zat penting yang terkandung di dalamnya.

  • Daun Dewa (Gynura divaricata)

Daun dewa (Gynura divaricata) juga merupakan tanaman Obat Alami Kanker yang telah dikenal sebagai tanaman antikanker.

 

 

Obat Alami Kanker

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Testis Pada Pria

Kanker Testis Pada Pria

 

Kanker testis pada pria adalah kanker yang terjadi ketika sel-sel mulai tumbuh secara abnormal pada bagian testis. Kanker testis adalah jenis kanker yang cukup langka, tapi kondisi ini paling sering menjangkiti pria pada usia 15-49 tahun.

Kanker Testis Pada Pria

Kanker Testis Pada Pria

Testis adalah organ seks pria yang berbentuk oval yang berada di dalam skrotum atau kantong kemaluan. Testis adalah bagian penting dalam sistem reproduksi pria karena organ inilah yang menghasilkan hormon testosteron dan sperma. Kedua produk dari testis ini memiliki peran yang vital dalam perkembangan dan fungsi seksual seorang pria.

Kanker pada testis lebih jarang terjadi jika dibandingkan dengan kanker prostat. Kanker testis adalah penyakit yang dapat disembuhkan jika mendapat penanganan medis yang baik. Jika penyakit ini telah dideteksi pada stadium awal, kanker testis memiliki tingkat kelangsungan hidup sampai 95 persen dalam lima tahun. Kanker testis umumnya terjadi pada pria berusia 20 sampai 35 tahun. Gejala kanker ini mungkin tidak terlihat jelas, namun Anda masih bisa mendeteksinya.

Berikut ini adalah jenis-jenis kanker pada testis yang dikelompokkan berdasarkan jenis sel kanker, yaitu:

  • Kanker testis sel nutfah (Germ Cell). Jenis dari kanker testis yang paling umum., sekitar 95 persen dari semua kasus yang ada. Sel nutfah adalah jenis sel yang digunakan tubuh untuk membentuk sperma. Kanker testis jenis ini terbagi lagi menjadi dua jenis, yaitu seminoma (pertumbuhan dan penyebaran lambat) dan nonseminoma (pertumbuhan dan penyebaran cepat).
  • Limfoma. Jenis kanker yang muncul sekitar 4 persen dari keseluruhan kasus testis yang muncul.
  • Tumor sel Leydig. Jenis kanker yang muncul sekitar 1-3 persen dari seluruh kasus kanker testis.
  • Tumor sel Sertoli. Jenis kanker yang muncul sekitar 1 persen dari seluruh kasus kanker testis.

Gejala Kanker Testis

Tanda dan gejala kanker pada testis termasuk:

  • Adanya benjolan atau pembesaran di salah satu testis
  • Buah zakar berat sebelah
  • Rasa sakit di perut atau selangkangan
  • Adanya timbunan cairan dalam skrotum
  • Rasa sakit atau ketidaknyamanan di testis atau skrotum
  • Payudara membesar

Kanker pada testis biasanya hanya dialami oleh satu testis. Segera periksakan diri ke dokter bila Anda merasa sakit, bengkak atau muncul benjolan di testis atau daerah selangkangan, terutama jika tanda-tanda dan gejala berlangsung hingga lebih dari dua minggu.

Penyebaran kanker ke bagian tubuh yang lain yang dikenal dengan istilah metastatis, bisa juga terjadi pada kanker testis. Apabila kondisi ini terjadi, maka gejala-gejala lainnya juga akan muncul.

Penyebab Kanker Testis

Kebanyakan kasus kanker testis tidak memiliki penyebab yang jelas dan pasti. Kanker pada testis terjadi ketika sel-sel di dalam testis berkembang secara abnormal sehingga sel-sel tumbuh tanpa bisa dikendalikan. Selanjutnya akan terus berkembang di luar kontrol, meski tubuh tidak membutuhkan sel-sel baru.

Meski belum diketahui dengan jelas penyebab kanker testis, berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kanker pada testis :

  • Testis tidak turun (kriptorkismus). Testis dibentuk di abdomen dan biasanya turun ke dalam skrotum setelah bayi laki-laki dilahirkan atau pada setahun pertama hidupnya. Pada kasus anomali, testis tidak turun. Istilah medis untuk kondisi ini adalah undescended testicle atau kriptorkismus.
  • Penanganan yang bisa dilakukan adalah prosedur operasi. Jika operasi dilakukan sebelum sang anak berusia 13 tahun, maka kemungkinan bagi dirinya untuk mengalami kanker testis akan meningkat hingga dua kali lipat. Namun, bila operasi dilakukan setelah usia 13 tahun, risikonya meningkat lima kali dibanding populasi normal.
  • Riwayat kesehatan keluarga. Jika terdapat anggota keluarga, seperti ayah dan saudara kandung laki-laki yang mengalami kanker testis, maka peluang Anda mengalami kondisi ini juga akan meningkat.
  • Usia. Kanker pada testis lebih cenderung terjadi pada usia 15-49 tahun dengan kasus yang terbanyak terjadi pada pria usia 30-34 tahun. Meski begitu, tetap tidak menutup kemungkinan untuk muncul pada usia berapa pun.
  • Ras. Kanker pada testis lebih cenderung terjadi pada pria kulit putih daripada kulit hitam.
  • Merokok. Orang yang merokok secara aktif dalam jangka waktu yang lama berisiko dua kali lipat menderita kanker pada testis.
  • HIV dan AIDS. Penderita kondisi yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia ini juga rentan mengalami kanker pada testis.
  • Pertumbuhan testis yang abnormal. Kondisi seperti sindrom Klinefelter bisa menyebabkan testis tidak bisa berkembang secara normal dan meningkatkan risiko Anda mengalami kanker pada testis.

Untuk mengobati dan mencegah kanker testis Anda dapat mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda !

Kanker Testis Pada Pria

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Neuroblastoma

Kanker Neuroblastoma

 

Kanker Neuroblastoma adalah jenis kanker langka yang berkembang dari neuroblasts atau sel-sel saraf yang belum matang pada anak-anak. Sebagian besar kasus neuroblastoma terjadi pada anak-anak usia lima tahun ke bawah. Jenis kanker ini bisa tumbuh di berbagai bagian tubuh. Kanker ini bersumber dari jaringan yang membentuk sistem saraf simpatis yakni bagian dari sistem saraf yang mengatur fungsi tubuh involunter/diluar kehendak, dengan cara meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah, mengkerutkan pembuluh darah dan merangsang hormon tertentu.

Kanker Neuroblastoma

Kanker Neuroblastoma

Kanker Neuroblastoma bisa menyerang daerah perut. Hal ini ditandai dengan gejala nyeri perut, konstipasi, diare, dan kulit perut yang terasa keras apabila disentuh. Selain itu, neuroblastoma juga bisa menyerang leher yang mengakibatkan munculnya benjolan di bagian tersebut yang dapat terlihat sebagai benjolan kebiruan di kulit.

Apabila tulang yang terserang, maka anak bisa merasakan ngilu dan nyeri di tulangnya, atau bahkan menjadi sulit berjalan. Sedangkan jika sumsum tulang yang kena, maka gejala yang timbul bisa berupa infeksi, pucat atau memar pada kulit, dan pendarahan.

Gejala Kanker Neuroblastoma

Gejala kanker neuroblastoma bervariasi, tergantung pada lokasi tumor. Gejala awal kanker neuroblastoma seperti :

  • Pasien merasa lelah
  • Nafsu makan menurun
  • Demam
  • Perut terasa kembung dan nyeri
  • Tumor yang ada di bawah kulit terasa kasar saat disentuh
  • Perubahan kebiasaan buang air besar atau sembelit
  • Pembengkakan pada kaki dan dada sehingga menyebabkan pasien mengalami masalah pernapasan,
  • Perubahan mata termasuk kelopak mata,
  • Ukuran pupil yang berbeda
  • Dalam sumsum tulang menyebabkan pasien menderita anemia

Ada juga tanda-tanda dan gejala lain yang menunjukkan hadirnya kanker neuroblastoma. Di antaranya, gumpalan jaringan di bawah kulit, bola mata yang terlihat menonjol dari soket (disebut proptosis atau penonjolan bola mata abnormal), lingkaran hitam yang mirip dengan memar di sekitar mata, nyeri punggung, demam, penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, kulit pucat, mudah lelah, diare, keringat berlebih, serta nyeri tulang.

Jika anak Anda memiliki gejala seperti gejala yang tercantum di atas, terutama memiliki riwayat kanker neuroblastoma dalam keluarga, maka segera konsultasikan ke dokter sehingga Anda dapat lebih mengetahui penyebab dari gejala-gejala yang terjadi pada anak Anda. Hal ini karena penyakit ini kebanyakan terjadi pada anak-anak, terutama anak laki-laki.

Penyebab Kanker Neuroblastoma

Hingga saat ini penyebab pasti munculnya kanker neuroblastoma tidak diketahui. Namun secara umum, kanker neuroblastoma dimulai dengan mutasi genetik pada sel-sel normal dan sehat yang terus tumbuh tanpa menanggapi sinyal berhenti. Sementara sel normal akan menanggapi.

Sel-sel kanker tumbuh dan berkembang biak di luar kendali. Hingga berujung pada adanya akumulasi sel abnormal yang membentuk suatu massa atau tumor. Kanker neuroblastoma dimulai di neuroblast, yakni sel saraf yang belum matang yang dibuat janin sebagai bagian dari proses perkembangannya. Seiring matangnya janin, neuroblast berubah menjadi sel-sel saraf dan sel-sel yang membentuk kelenjar adrenal.

Saat sebagian besar neuroblast matang karena kelahiran, sejumlah kecil neuroblast yang belum matang ditemukan pada bayi baru lahir. Pada banyak kasus, neuroblast akan matang dan menghilang. Namun ada juga yang justru membentuk tumor yang disebut neuroblastoma.

Anak-anak yang memiliki riwayat keluarga kanker neuroblastoma lebih mungkin mengidap penyakit ini. Jika ada satu atau dua gejala yang mungkin ditemukan pada balita Anda, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis.

Pengobatan Kanker Neuroblastoma

Pengobatan kanker neuroblastoma bervariasi, tergantung kepada lokasi, penyebaran dan usia penderita. Bila kanker neuroblastoma belum menyebar maka akan diangkat dengan pembedahan. Bila kanker neuroblastoma sudah menyebar dan berukuran besar maka akan diberikan kemoterapi (obat anti-kanker vincristine, siklofosfamid, doksorubisin dan cisplastin) atau terapi penyinaran.

Itulah informasi tentang gejala dan penyebab kanker neuroblastoma pada anak-anak. Dengan mengetahui gejala yang terjadi, segera melakukan pemeriksaan. Semakin cepat Anda ke dokter, maka pengobatan lebih cepat dilakukan untuk mengatasi gejala yang terjadi.

Cara Mengobati Kanker Neuroblastoma Dengan Suplemen Anti Kanker No. 1 Dari Jepang S-Lutena

Super Lutein Naturally Plus (S Lutena nama yang digunakan di Indonesia) merupakan herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping. S Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

Penyebab Kanker Hati Dan Cara MengatasinyaSecara umum, S Lutena memiliki manfaat sebagai anti aging (anti penuaan) bagi tubuh. Yakni; Anti Aging Mata, Anti Aging Otak, Anti Aging Kulit, Anti Aging Imunitas, Anti Aging Metabolisme, dan Anti Aging Organ Keseluruhan. Konsumsi 3 kapsul Super Lutein setara dengan 5 porsi sayuran dan 4 porsi buah-buahan dengan 6 macam warna. Dua puluh (20) menit setelah konsumsi, Super Lutein akan diserap oleh pencernaan, dan dalam waktu empat puluh (40) menit diserap oleh mata. Oleh karenanya, setelah konsumsi Super Lutein pandangan mata akan lebih cerah dan terang.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena) ? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam Super Lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, S-Lutena juga mengandung Vit E, B, dan DHA. Super Lutein merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari.

S-Lutena Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S.Lutena ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di S.Lutena termasuk lutein, zeaxanthin, alpha-karoten, beta – Carotene, Lycopene dan Crocetin, dan 5 komponen lainnya yaitu Blue Berry, Blackcurrant, Vitamin B kompleks, Vitamin E dan DHA.

Super Lutein Efeknya Dapat Dirasakan Dalam Hitungan Menit

  • 20 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh sistem pencernaan.
  • 40 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh mata.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda!

Kanker Neuroblastoma

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Esofagus

Kanker Esofagus

 

Kanker esofagus adalah kanker yang terjadi di esofagus, saluran yang menghubungkan tenggorokan ke lambung. Esofagus membawa makanan yang Anda telan ke lambung untuk dicerna. Kanker esofagus biasanya bermula di sel yang melapisi bagian dalam esofagus. Kanker esofagus dapat terjadi dimana saja sepanjang esofagus, akan tetapi di Amerika Serikat, kanker ini terjadi paling sering di porsi terbawah esofagus. Pria lebih sering menderita kanker esofagus dibandingkan wanita. Kanker esofagus merupakan kanker yang tidak sering ditemukan di Amerika Serikat. Di tempat lain di dunia, seperti Asia dan beberapa bagian dari Afrika, kanker esofagus lebih sering terjadi.

Kanker Esofagus

Kanker Esofagus

Awal kanker tidak dapat menyebabkan gejala. Kemajuan gejala sebagai tumor tumbuh dan menghalangi esofagus. Ini adalah hanya ketika tumor telah tumbuh cukup besar untuk mempersempit esofagus Anda oleh sekitar setengah lebar normal yang utama gejala-kesulitan menelan-akan terjadi.

Gejala kanker esofagus yang utama adalah disfagia, yang berarti kesulitan menelan. Ini terjadi karena tumor yang membatasi esofagus. Ketika menelan Anda mungkin merasa seperti makanan telah terjebak. Hal ini karena otot-otot esofagus harus mencoba untuk mendorong makanan melewati tumor.

Akibatnya, Anda mungkin merasa perlu untuk mengunyah makanan lainnya, sehingga membuat potongan-potongan kecil sehingga mereka dapat melakukan perjalanan ke kantung lebih mudah. Anda mungkin juga mengalami sensasi terbakar ketika mencoba untuk menelan makanan. Akhirnya, disfagia bahkan mungkin berlaku untuk menelan cairan serta padat.

Gejala Umum Kanker Esofagus

Gejala umum lainnya karena kanker esofagus meliputi :

  • Regurgitasi makanan dan muntah
  • Nyeri dada dan kesulitan menelan. Karena esofagus terletak di dada, kanker dapat meniru penyakit jantung atau paru-paru.
  • Nyeri dada mungkin tidak berhubungan dengan makan. Mungkin ada rasa sakit di belakang juga.
  • Mungkin ada sering tersedak makanan
  • Rasa sakit sementara menelan adalah keluhan umum lain. Ini disebut odynophagia.
  • Membakar hati dan acid reflux
  • Muntah sering dengan bukti darah di dalamnya
  • Hoarseness suara dan batuk yang menolak untuk pergi dalam waktu 2 minggu
  • Rasa sakit tenggorokan dan ketidaknyamanan
  • Progresif berat badan dan kelelahan karena ketidakmampuan untuk makan

Mungkin ada gejala penyakit pernapasan disebabkan oleh aspirasi atau tersedak makanan sehingga masuk Trakea dan paru-paru.

Penyebab Kanker Esofagus

Secara umum, penyebab pertumbuhan sel yang tidak normal sehingga terjadi kanker tidak diketahui secara pasti, begitu juga dengan kanker esofagus. Hanya saja ada beberapa faktor resiko yang selalu dikaitkan dengan terjadinya kanker secara umum. Beberapa fator resiko tersebut diantaranya adalah faktor usia, faktor makanan, gaya hidup, pengaruh bahan bahan kimia dalam makanan, dan adanya radiasi.

Secara umum kanker akan menyerang mereka yang sudah usia lanjut, yaitu di atas usia 50 tahun, begitu juga dengan kanker esofagus. Mereka yang mengalami penyakit ini adalah mereka yang suda berusia lanjut, namun tidak menutup kemungkinan yang masih berusia muda juga akan memiliki penyakit ini.

Faktor makanan juga berpengaruh terhadap terjadinya kanker esofagus. Jika kita terlalu banyak mengkonsumis makanan berlemak, hal ini akan memicu terjadinya kanker. Namun, hal yang berbeda jika kita rajin mengkonsumsi buah buahan dan sayuran. Makanan jenis ini akan mengurangi resiko terjadinya kanker.

Gaya hidup seseorang juga berpengaruh terhadap risiko terjadinya kanker. Orang yang memiliki kebiasaan merokok, dan terlalu banyak mengkonsumsil alkohol, memiliki risiko yang lebih tinggi dibanding merekan yang tidak memiliki kebiasaan tersebut.

Adanya bahan kimia tertentu dalam makanan seperti zat pewarna, zat pengawet, pemanis buatan, atau makanan sintetis lainnya diketahui dapat meicu terjadinya kanker.

Untuk mencegah dan mengobati kanker esofagus, Anda bisa mengobati dan mencegahnya dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari S-Lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena Naturally Plus juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Kanker Esofagus

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Vulva

Kanker Vulva

 

Kanker vulva adalah neoplasma/keganasan pada organ kelamin terluar wanita dan biasanya kasusnya sangat jarang dijumpai. Kanker vulva lebih sering terjadi pada wanita dengan kanker primer (awal) pada serviks atau yang biasa kita kenal dengan kanker leher rahim.

Kanker Vulva

Kanker Vulva

Kanker pada vulva umumnya didahului oleh kanker primer pada serviks (leher rahim). Sekitar 15-20% wanita dengan kanker pada vulva mempunyai kanker primer kedua baik secara stimulan maupun tidak pada serviks, vagina, atau pada wilayah dubur. Pada umumnya 80% kanker vulva merupakan hasil metastatis (penyebaran) dari kanker serviks, endometrium, koriokarsinoma, ovarium, vagina, kandung kemih, uretra (saluran kemih), dan paru-paru.

Insiden kanker pada vulva berkaitan erat dengan umur penderita dan mengalami peningkatan yang cepat sejak usia 50 tahun. diagnosis kanker pada vulva invasif rata-rata ditemukan pada wanita yang berada di usia 65-70 tahun dan insiden puncak terjadi pada perempuan berusia 75 tahun ke atas. Hal ini bertolak belakang dengan vulvar intraephitelial neoplasia (VIN) yang terjadi pada perempuan yang lebih muda, rata-rata berusia 45-50 tahun.

Ada dua tipe kanker pada vulva yang utama :

  1. Kanker Vulva Primer (kanker yang dimulai pada vulva) dan
  2. Kanker Vulva Sekunder (kanker yang dimulai dari bagian tubuh yang lain).

Ada 5 tipe utama kanker vulva primer :

  • Karsinoma Sel Gepeng (tipe yang paling umum dimana sel kanker tumbuh dari bagian terluar lapisan sel epitel gepeng pada kulit),
  • Melanoma Vulva (kanker terbentuk dari sel berpigmen yang dihasilkan oleh kulit),
  • Adenokarsinoma (kanker yang berasal dari sel-sel kelenjar di dalam vulva),
  • Karsinoma Verukosa (kanker yang berbentuk seperti lesi kutil pada vulva), dan
  • Sarkoma (sel kanker yang terbentuk pada jaringan ikat, seperti jaringan lemak atau otot, pada vulva).
  • Kanker pada vulva mudah dilihat dan teraba sebagai benjolan, penebalan ataupun luka terbuka pada atau di sekitar lubang vagina. Kadang terbentuk bercak bersisik atau perubahan warna. Jaringan di sekitarnya mengkerut disertai gatal-gatal.Pada akhirnya akan terjadi perdarahan dan keluar cairan yang encer.

Kanker vulva pada wanita biasanya menunjukkan gejala dan tanda berikut ini :

  • Gatal terus menerus
  • Rasa sakit dan nyeri
  • Pendarahan tapi bukan berasal dari darah menstruasi
  • Perubahan kulit, seperti perubahan warna atau penebalan
  • Benjolan seperti benjolan kutil atau luka terbuka (ulkus)

Penyebab Kanker Pada Vulva

Penyebab pasti kanker pada vulva tidak diketahui. Namun beberapa faktor risiko dapat memainkan peran dalam kanker ini. Faktor-faktor risiko kanker pada vulva meliputi:

  • Memajukan usia-Dua pertiga dari kasus-kasus kanker pada vulva terlihat pada wanita lebih dari 65 dan setengah dari kasus pada wanita lebih dari 75.
  • Jangka panjang infeksi dengan manusia papilloma virus (HPV)-Strain tertentu seperti HPV 16 bertanggung jawab kanker leher rahim. Mereka juga terlibat dalam kanker vulva. HPV virus menyebar selama hubungan seksual tidak dilindungi, termasuk anus dan seks oral.
  • Neoplasia intraepithelial vulva (VIN)-Ini adalah kondisi pre-cancerous di mana sel berubah di fungsi dan penampilan mereka tetapi tidak belum kanker. Mungkin ada gejala seperti gatal, sensasi buang air kecil dan mengangkat patch yang merah atau putih kulit terbakar. VIN mungkin dari dua jenis – biasa VIN atau VIN tidak terlihat pada wanita antara 35 dan 55. Hal ini disebabkan oleh infeksi HPV. Dibedakan VIN atau dVIN adalah jenis langka terlihat pada wanita antara 55 dan 85. Hal ini terkait dengan kondisi kulit dari vulva. VIN diperlakukan menggunakan krim disebut Imiquimod yang membunuh sel abnormal.
  • Non-kanker kulit kondisi vulva-Perempuan yang memiliki kondisi non-kanker kulit dari vulva seperti lumut sclerosis pada peningkatan risiko kanker vulva. Sekitar 1 dalam 50 wanita dengan lesi kulit ini terus mengembangkan kanker vulva.
  • Faktor risiko lain yang berhubungan dengan kanker vulva meliputi :
  • Merokok
  • Mereka yang terinfeksi dengan human immunodeficiency virus (HIV) yang juga beresiko mengangkat HPV infeksi dan pada gilirannya meningkatkan risiko kanker vulva.
  • Orang-orang dengan normal mencari mol atau lesi di vulva mereka berada pada risiko lebih tinggi mol beralih ke vulva kanker seperti melanoma.
  • Penyakit menular seksual lainnya, memiliki beberapa mitra seksual, tidak pernah memiliki anak-anak dll adalah faktor risiko kanker vulva.

Pengobatan kanker vulva biasanya dilakukan tindakan pembedahan untuk mengangkat kanker dan beberapa jaringan di sekitarnya. Terkadang operasi kanker pada vulva dilakukan untuk menghapus seluruh vulva. Kanker vulva yang didiagnosis lebih awal dapat memperkecil dilakukannya tindakan operasi yang luas sebagai pengobatan.

Kanker Vulva

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Kanker Darah Leukemia

Gejala Kanker Darah Leukemia

 

Gejala Kanker Darah Leukemia

Gejala Kanker Darah -Kanker darah atau leukemia adalah kanker yang menyerang sel-sel yang membentuk sel darah dalam sumsum tulang. Pada kondisi normal, sel-sel darah putih akan berkembang secara teratur di saat tubuh membutuhkannya untuk memberantas infeksi yang muncul.

Namun lain halnya dengan pengidap kanker darah. Sumsum tulang akan memproduksi sel-sel darah putih yang abnormal, tidak dapat berfungsi dengan baik, dan secara berlebihan. Jumlahnya yang berlebihan akan mengakibatkan penumpukan dalam sumsum tulang sehingga sel-sel darah yang sehat akan berkurang.

Kanker darah dapat menyerang dua struktur organ penting pada tubuh manusia yaitu getah bening dan sumsum tulang manusia. Leukimia penyakit yang di sebabkan oleh pertumbuhan sel-sel tak normal yang berada pada sumsum tulang manusia mengantikan sel yang normal secara terus menerus dan akan tumbuh sehingga membelah diri membentuk sel-sel baru meskipun tubuh sudah tidak membutuhkanya lagi. Begitupun dengan sel-sel tua tidak kunjung mati akan mengakibatkan sumsum tulang terus-menerus akan menghasilakan sel-sel darah putih hingga mendesak sel-sel lain.

Gejala Kanker Darah

Gejala kanker darah sangat beragam. Tiap penderita biasanya mengalami indikasi yang berbeda-beda, tergantung kepada jenis kanker darah yang diidap. Indikasi-indikasi kanker ini juga cenderung sulit dikenali karena cenderung mirip dengan kondisi lain. Karena itu, kita perlu mewaspadai gejala-gejala umum yang tidak kian membaik atau mereda, seperti:

Gejala Kanker Darah Kelelahan

Jika Anda mudah sekali merasa kelelahan meskipun tidak melakukan aktivitas yang berat, mungkin hal ini adalah gejala kanker darah. Peningkatan produksi sel darah putih dapat menyebabkan energi cepat habis.

Penurunan Berat Badan

Gejala kanker darah juga ditunjukkan oleh berat badan yang tiba-tiba menurun drastis meskipun seseorang tidak mengubah pola dietnya sehari-hari. Hal ini disebabkan karena pembakaran energi tingkat tinggi yang membuat seseorang kehilangan berat badannya jika tidak meningkatkan pola makan, gejala kanker darah.

Sering Mengalami Pendarahan

Orang yang menderita leukemia akan mudah sekali mengalami pendarahan meskipun hanya luka kecil. Bahkan jika luka memar saja membutuhkan waktu penyembuhan yang lama, bisa jadi merupakan gejala kanker darah.

Gejala kanker darah lainnya adalah munculnya titik-titik merah atau ungu kecil di bawah kulit Anda yang disebut dengan petechiae. Perdarahan internal juga mungkin terjadi seperti pendarahan dalam tinja, lendir, urine, muntahan, dan air mani.

Pembengkakan Internal

Gejala kanker darah juga dapat ditandai dengan pembengkakan kelenjar getah bening di bawah lengan serta di depan dan belakang leher. Hati dan limpa juga akan membengkak dan menimbulkan rasa nyeri di bawah tulang rusuk.

Pernapasan Abnormal

Sesak napas dan batuk dalam kurun waktu yang cukup lama dan tidak kunjung sembuh juga merupakan gejala kanker darah.

Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Gejala kanker darah termasuk pembengkakan kelenjar getah bening disertai dengan demam, lemas, mual, dan nafsu makan hilang. Pembengkakan kelenjar getah bening tidak mudah terdeteksi, namun gejala tersebut disertai pembengkakan lainnya yang harus ditanggapi serius.

Infeksi

Gejala kanker darah adalah tubuh rentan terkena infeksi, di mana sistem immune tubuh akan menurun sehingga penyakit mudah menginfeksi.

Berkurangnya Kontrol Otot

Kesulitan mengendalikan diri ketika berjalan atau mengalami kejang otot dari waktu ke waktu merupakan salah satu gejala kanker darah. Penderita leukemia biasanya akan kesulitan mengontrol otot dan menyeimbangkan tubuh.

Berkeringat Di Malam Hari

Salah satu gejala kanker darah adalah selalu berkeringat pada malam hari. Sehingga jika Anda berkeringat secara berlebihan atau tidak normal di malam hari, Anda perlu mewaspadai gejala awal kanker darah.

Jangan abaikan setiap gejala kecil yang Anda curigai. Pastikan untuk mengeceknya pada dokter terlebih dahulu agar meyakinkan bahwa Anda bebas dari kanker darah dan gejala kanker darah.

Gejala Kanker Darah Leukemia

Posted in Uncategorized | Leave a comment